Postingan

Featured Post

Pinang, Sawit

Arunika terbit, sinarnya dari timur sedikit demi sedikit menerangi setengah dari bulatan Bhumi. di desa kecil pelosok dari kecamatan Rasau Jaya tepat nya di SDN 12 Rasau Jaya Patok 35, dua pohon pinang sawit bertengkar di hembusan angin di kelilingi sawit dan pinang lainya.  akarnya menggerogoti tumbuhan selain sejenis. hanya pinang dan sawit yang bertahan, mereka kuat, mereka menguasai tanah gambut itu dan mereka berdiri tegak hanya angin yang mampu menggoyahkan dua tumbuhan itu, tapi segoyahnya mereka berdiri tak tumbang. berdiri tegak dengan semua kesedihan. andai aku yang jadi sawit dan kamu yang jadi pinang, kita berdua berdiri tegak dan hanya cobaan yang menggoyahkan, dedaunan kita bak mulut yang bertengkar tapi kita tetap berdiri. tegak, kokoh, kuat. kau tau aku berharap seperti tapi apa ? pada akhirnya aku hanya sengganis yang kau gerogoti dengan akar pinang mu dan partner sawitmu. pagi ini sebelum Arunika muncul, kabutnya sangat tebal, hingga jarak pandang hanyalah sebatas...

Hirap dalam Harapan

Malam itu cukup istimewa, kembali bersemangat dalam sebuah gelapnya malam aku harap esok sangat cerah.suara riuh petasan, suara saut sautan motor aku tidak mengikuti itu semua apalagi meniup terompek dengan kembang api. aku hanya diam di rumah memandang buku karya tere liye dengan judul TENTANG KAMU. singkat cerita malam tersebut adalah malam tahun baru pergantian yang selalu di rayakan oleh setiap orang dan kembalii pada topik aku tak merayakan itu semua, malam itu aku membaca sambil merenungkan sebuah Harapan. membaca buku dengan sesekali memandang heandphone karena jantung ini tapernah berhenti berdegup menunggu sebuah pesan, ia lama sekali membalas gumamku, kalau menurut pakarnya si tandanya lampu merah ahhh tapi persetan lah dengan itu semua, aku selalu yakin dengan intuisiku walaupun dalam beberapa kali itu yang menyakitiku. aku tabisa berkata banyak hal tapi setiap ketikan yang sekarang aku tulis, hatiku sedikit tergores dan darahnya mulai bercucur, aku terlalu naif dengan perca...

1% LARA

  HATIKU TUMBUH karya Theoresia Rumthe satu malam aku bangun  lalu bosan dengan hatiku aku ingin sepasang hati yang baru; berjalan beriringan, tidak tergesa, yang satu menunggu ketika yang lain lelah  dan perlu istirahat kemudian aku beranjak ke kamar mandi  mencongkel hatiku membuangnya ke wastafel lalu melihatnya larut ke saluran pembuangan berharap keesokan harinya hatiku tumbuh baru . lara tak tumbuh dengan sengaja, lara menjalar tak meniba, lara juga tidak secara ada hanya karena kau tumbuh menjadi kuat. kita adalah salah satu bentukan lara yang kita ciptakan atas dasar diri kita sendiri. lalu bagaimana kau mencari pembelaan dengan menyalahkan orang yang kau anggap biang dari laramu, bagaimana bisa ?. kau terus mencari cari penyebab yang padahal itu menempel pada dirimu, melekat, menjalar bahkan sudah menjadi umah dalam tubuhmu kau hinggap atau dia hinggap sudah bukan lah hal yang perly dicekcok-kan.  satu hal kau perlu tau dari tumbuhnya lara yang ingin ka...

BATARI SINGGAH

chap 1 Batari Singgah Kubu raya di selimuti oleh Arunika, jalanan yang ramai dengan berangkatnya anak sekolah saat itu terselip manusia biasa saja yang memakai kemeja putih, motor vario serta memakai earphone mendengar lagu JKT48 berjudul SEVENTEEN.  Terburu buru tetapi takut untuk menyalip mobil yang bergandeng dua, ya itulah dia sosok yang sudah tau seharusnya berangkat awal karena hari senin, ia malah bersantai saat di rumah. senin adalah hari dimana semua orang rasanya saat itu harus tampil lebih sempurna, entah mengapa senin adalah hari yang membuat jalanan kurasa sangat padat.  manusia biasa itu terus melaju dengan motor varionya, oh iya manusia biasa itu namanya aji. pria yang baru menginjak usia 22 tahun tersebut sedang berusaha menyelesaikan studi S1 nya di salah satu kampus yang cukup besar di pontianak, sudah semester 8 dan sedang menyibukkan diri dengan skripsi. selain itu ia juga menyibukkan diri dengan mengabdi menjadi pahlawan tanpa jasa, mungkin kalian tau yang...

Quarter life crisis.

 Tahun ini tepatnya hari ini umur saya 22 tahun, padahal 3 tahun yang lalu saya masih 19 tahun. sebelum menginjak 22 tahun saya mengalami fase yang bernama quarter life crisis, sebuah fase dimana saya bertanya untuk apa saya ada di dunia ini, beberapa hal yang saya tanyakan bahkan terkadang pertanyaan itu masih saya pertanyakan kembali sekarang. ada yang penting gapenting kaya gini... -apakah yang saya lakuin sekarang benar -saya salah jurusan ga ya -apakah teman saya banyak membenci saya -saya kebanyakan atau kekurangan teman -seram masa depan atau seram ketwmu dosen besok -nanti dikabarin itu masuk penanda dalam waktu ga si ? -kapan kapan itu kapan ya ? -bubur buat bayi namanya bubur bayi, bubur buat ayam kok buat orang. -saya hiduo untuk jadi apa ya.. itu beberapa pertanyaan yang saya tanyain dari sebagian penting gapenting sampai ini penting ga ya??. bangun pagi libur gada yang dikerjain, bangun siang bingung mau ngapain.

tak termulai tapi berakhir.

pagiku terbangun tanpa ada dering notif yang selalu aku tunggu di setiap kantuk malam ketika terlelap. suara manis yang selalu menyapa di subuh hari, sedikit paksaan agar aku mau bangun untuk melaksanakan sholat subuh, hal kecil seperti itu selalu membuatku tersenyum sendiri, kenangan yang belum hanyut oleh waktu itu masih tersimpan rapi di hati laki laki kurang beruntung ini. aku memang berhasil menjalani hari hari tanpanya, tetapi saya gagal menepati janji akan hal hal yang sudah kami janjikan untuk mrnjadi kenangan. semua hal yang berkaitan masih tersimpan lengkap. foto, video cincin, bahkan aku masih ingat rasa makanan yang pernah dibuatnya, tangkapan layar ketika kami bercengkrama di telepon hingga berjam jam pun tak tega untuk menghapusnya. aku memang salah ketika dulu mengatakan jangan pernah untuk menyukaiku yang kenyataanya aku yang butuh pertolongan agar tak jatuh terlalu dalam kedalam jurang perasaan tersebut.  diujung kisah kami ia mengatakan untuk menyudahi tetapi teta...

Berakhir.

Chap 1. (Iseng) Kala itu malam dengan rutinitas yang sama rebahan dengan Heandphone di tangan sedang menscroll story wa. salah satu story dari 125 kontakku membuatku tertarik dan komentar pun muncul terpikir dan terkirim.  yaa awal mula perkenalan yang cukup iseng bukan disitulah cerita masa lalu baru terbentuk 17 Oktober 2022. Aku yang masih cukup iseng dengan segala ke randoman yang entah itu lucu atau tidak mencoba mengulik ngulik tentang dia, dan syukurnya balasan yang muncul pun membuatku terlena dan betah untuk selalu memberi kata" manis dan lucu agar dia tak pernah bosan membalas pesanku. pada akhirnya tahapan kami pada pembahasan buku sikolog dan aku meminta tolong untuk selalu dibangunkan subuh. sebut saja namanya Nana (nama samaran), nana hanya mengatakan insya allah ketika aku yang iseng meminta hal tersebut padahal cukup beryukur jika hal itu memang benar terjadi karena aku hidup seperti laki" biasa lainya yang setiap subuh hampir terlewat.  singkatnya ternyata Na...